Akademiaagarut.com – Kabar menggembirakan datang dari dunia olahraga Kabupaten Garut. Kontingen Garut berhasil lolos menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (BK PORDA) untuk pelaksanaan PORPROV 2026, dengan capaian peringkat yang cukup membanggakan.

Salah satu atlet muda yang turut berkontribusi dalam keberhasilan tersebut adalah Azwan Agni Anggara, putra asal Kampung Sumurkondang, Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Azwan, yang lahir di Garut pada 15 Maret 2009, dikenal sebagai sosok muda yang disiplin dan bersemangat tinggi dalam berlatih. Ia merupakan anak dari pasangan Devi Suryadi dan Linda Linar Sari Dewi.

Saat ini, Azwan masih menjalani sejumlah kegiatan terjadwal di bawah koordinasi KONI Kabupaten Garut, termasuk mengikuti Kejurda (Kejuaraan Daerah) sebagai bagian dari langkah menuju PORPROV mendatang.

Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa Garut mampu bersaing dan menunjukkan eksistensinya di tingkat provinsi.

Keberhasilan ini bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari kerja keras, kekompakan, dan komitmen seluruh elemen tim, mulai dari pelatih, manajer, official, hingga dukungan berbagai pihak di daerah.

Tim BK tenis meja Garut dipimpin oleh Manajer Rd. Hari Rusman, S.H. (Deden) dan Wakil Manajer Ricky R. Darajat, S.H., M.Si., yang konsisten mendampingi para atlet sejak tahap seleksi, Training Center (TC), hingga pelaksanaan pertandingan.

Di bawah asuhan Coach Tantan dan Asisten Coach Iyan, tim yang diperkuat 4 atlet putra dan 4 atlet putri berhasil memastikan langkah ke babak berikutnya. Salah satu di antaranya adalah Azwan Agni Anggara, siswa SMK Pasundan 2 Garut, yang turut menjadi bagian penting dalam perjuangan tim tenis meja Garut menembus babak kualifikasi.

Peran para official, termasuk Kang Lutvi, juga turut menentukan, terutama dalam menjaga kesiapan teknis dan kenyamanan para atlet selama kompetisi berlangsung.

Secara hasil, performa tim tenis meja Garut tahun ini menunjukkan lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Tim putra yang pada tahun lalu menempati peringkat ke-18 dan gagal lolos, kini berhasil naik ke peringkat ke-9. Sementara tim putri, yang sebelumnya berada di peringkat ke-11, kini melesat ke peringkat ke-6.

Capaian ini menjadi bukti bahwa Garut tengah bertransformasi menuju arah pembinaan olahraga yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Tim tenis meja Garut berkomitmen menjaga momentum ini dengan menjunjung tinggi disiplin, sportivitas, dan rasa bangga membawa nama daerah. Dukungan masyarakat, lembaga pendidikan seperti SMK Pasundan 2 Garut, serta pemerintah daerah diharapkan terus mengalir agar prestasi ini menjadi pijakan menuju hasil yang lebih gemilang pada PORPROV 2026 mendatang.

Keberhasilan Garut lolos ke BK PORDA menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda di daerah ini terus menunjukkan hasil positif. Dukungan orang tua, pelatih, dan lingkungan menjadi modal penting dalam melahirkan generasi penerus olahraga Garut yang berprestasi dan berkarakter. (*)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

About

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged.

Gallery